• Ahmad Rifai

Pengertian dan Jenis Digital Printing



Pengertian Dan Jenis Digital Printing - Apa itu percetakan digital? Perkembangan teknologi percetakan kini semakin maju. Salah satu yang paling populer saat ini adalah digital printing. Ingin tahu pengertian digital printing dan jenis digital printing, berikut ulasannya.


Pengertian Digital Printing


Pengertian digital printing menurut para ahli adalah teknik pemindahan file gambar dari sebuah mesin kemudian mencetak media tertentu (media fisik) dengan cepat. Dapat dikatakan bahwa digital printing adalah suatu cara untuk mencetak gambar dari media digital ke media fisik pada berbagai bahan cetakan. Bahan cetak digital printing seperti kain, kertas, plastik, keramik dan lain-lain. Ada tiga jenis percetakan atau printing, yaitu offset printing, sablon dan digital printing.


Yang membedakan semuanya hanyalah teknik atau proses pencetakannya. Mencetak berbagai kebutuhan melalui teknik digital menjadi semakin mudah. Selain itu, teknik digital printing ini sudah digunakan hampir di semua perusahaan percetakan di indonesia.

Teknik digital printing tergolong paling efisien dan mudah. Pasalnya, pencetakan melalui teknik digital langsung dari file gambar, kemudian ke mesin dan pencetakan gambar langsung ke media. Di sisi lain, teknik ini juga dikenal sebagai teknik pencetakan yang disempurnakan. Hasil produksi jauh lebih cepat dan akurat.


Jenis-Jenis Digital Printing


Inkjet Printer

Printer inkjet merupakan printer yang sering kita jumpai di rumah atau di kantor. Printer ini sering digunakan untuk keperluan bisnis dalam percetakan. Bisnis fotokopi misalnya, bisnis yang paling sering menggunakan printer jenis ini. Selain itu, printer ini juga banyak digunakan oleh para pelaku umkm untuk membuat souvenir, misalnya mug, print foto, undangan pernikahan, dan lain-lain.


Mesin Plotter Atau Plotter Machine

Merupakan jenis mesin digital printing yang digunakan untuk mencetak pada media yang luas. Mesin ini tersedia dalam berbagai merk dan ukuran mulai dari 1,5 meter, 3,2 meter hingga 5 meter yang dapat digunakan untuk mencetak berbagai media promosi. Dan jenis tinta yang digunakan juga bervariasi dari jenis tinta dye atau pigment, ecosolvent, solvent, dan uv. Masing-masing tinta ini memiliki ciri khas tersendiri yang bisa dipilih sesuai kebutuhan anda.


Digital Offset

Mesin digital printing ini menghasilkan cetakan dengan ukuran a4 hingga a0. Terkadang mesin ini digunakan untuk mencetak peta, mencetak tracing, buku dan sejenisnya. Mesin ini dapat bekerja dengan cepat untuk mengeluarkan cetakan sesuai dengan desain atau desain yang diinginkan.


Flatbed Printing

Jenis digital printing ini khusus untuk mencetak pada media yang tebal seperti kayu, keramik, kaca biasa dan kaca akrilik. Dengan menggunakan teknologi tinta uv, pencetakan menggunakan printer flatbed dapat langsung kering dan gambar dapat bertahan lama.


3d Printing

Jenis printing ini sudah diperkenalkan di indonesia sejak tahun 2013, walaupun tergolong baru, namun 3d printing sudah menjadi teknologi baru dengan aplikasinya yang banyak digunakan di berbagai perusahaan. Mesin cetak ini menggunakan bahan photopolymer dan dapat menghasilkan objek tiga dimensi yang sesuai dengan keinginan konsumen.


Saat ini belum banyak orang yang tertarik dengan jenis digital printing ini, karena kebutuhan dari pasar masih sedikit. Mungkin jika banyak orang yang tertarik dan membutuhkan, 3d printing akan menjadi primadona di dunia percetakan.


Sablon Digital

Teknik digital printing dengan sablon ini masih merupakan teknik baru di dunia percetakan, namun sudah sangat terkenal. Karena biaya operasionalnya cenderung murah dan bersahabat. Mesin ini dapat mencetak langsung pada permukaan media seperti kain atau katun, dan polyester. Printer jenis ini menggunakan tinta neo pigment kornit yang dapat menghasilkan kualitas cetak yang sempurna.


Kelebihan Digital Printing

Tentunya setiap model mesin memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa kelebihan digital printing? Berikut penjelasannya: Mesin digital printing bisa di setting dengan komputer sehingga proses pembuatannya semakin cepat. Jumlah yang akan dibuat dapat diatur dalam software mesin digital printing, sehingga konsumen dapat mencetaknya sesuai kebutuhan.


Mesin digital printing bisa mencetak 1 lembar terlebih dahulu untuk proses proofing sebelum mencetak dalam jumlah banyak. Mesin digital printing tidak membutuhkan tenaga ahli yang profesional dalam pengerjaannya, oleh karena itu pengusaha percetakan tidak perlu mengandalkan keahlian operator. Karena kemudahan dalam mengoperasikan mesin cetak digital, banyak pengusaha pemula yang mulai membuka bisnis periklanan digital.


Demikian ulasan tentang Pengertian Dan Jenis Digital Printing, semoga bermanfaat.