• Ahmad Rifai

Jenis Mesin Percetakan Offset


Berikut pembahasan jenis-jenis mesin cetak offset yang perlu Anda ketahui. Proses pencetakannya juga sangat mudah tanpa minimal order, Anda bisa mencetak satu lembar. Mesin cetak offset dapat digunakan untuk mencetak kartu nama, leaflet, note, majalah dan berbagai jenis cetakan lainnya.


Mesin ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang ingin mencetak dokumen dalam skala kecil dalam waktu singkat. Masalah yang biasanya muncul dalam proses pencetakan adalah karena jumlah pesanan yang mencapai ribuan sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pencetakan.


Mengingat banyaknya keuntungan, anggaran mesin ini sangat terjangkau jika dilihat dari skala jumlah cetakan yang dilakukan.


Jenis Mesin Cetak Offset

Cetak offset adalah jenis mesin cetak offset yang membutuhkan beberapa proses desain. Mulai dari perhitungan harga kertas, jenis kertas yang akan digunakan, ukuran kertas yang dibutuhkan dan pembelian kertas yang dilakukan sesuai kebutuhan.


Setelah memperhitungkan masalah kertas sebaiknya anda juga memperhatikan master film repro yang akan anda gunakan untuk membuat master atau master 1 yang akan anda gunakan untuk mencetak.


Biasanya benda ini berbentuk plat yang digunakan pada mesin cetak offset. Mesin cetak offset merupakan mesin yang dapat mencetak dengan cepat untuk jumlah banyak, oleh karena itu pekerjaan yang sedikit tidak cocok untuk jenis mesin ini. Ukuran yang dapat dicetak oleh mesin ini juga bervariasi dari ukuran A3 hingga ukuran A0.


Mesin Cetak Digital Offset

Mesin cetak digital adalah mesin cetak offset jenis fotocopy yang dapat mencetak dalam bentuk digital dengan akurasi yang akurat dan lebih efisien dalam setiap hasil. Layaknya mesin offset, mesin ini hanya dapat mencetak pada media kertas dan stiker (lembaran).


Beberapa produk percetakan yang dapat dihasilkan oleh mesin ini adalah kartu nama, poster, booklet, company profile, hang tag, tent card, kalender, manual agenda, book, katalog dan lain-lain.


Ukuran yang dapat dicetak oleh mesin ini bervariasi dari ukuran A3 hingga ukuran B2. tanyakan terlebih dahulu kepada printer apakah ia memiliki kapasitas untuk mencetak di area yang luas. Selain itu, mesin cetak ini dapat mencetak satuan, sehingga banyak disukai oleh perusahaan yang memiliki jumlah cetakan minimal.


Berikut mesin yang biasa digunakan untuk membantu proses pencetakan:


1. Mesin laminating

Mesin laminating digunakan untuk finishing dalam proses pencetakan. Bahan yang digunakan biasanya plastik tipis yang memiliki perekat dan umumnya jenis plastik Doff dan Glossy. Untuk memilih laminating mana yang akan Anda gunakan, tentunya Anda membutuhkan permintaan yang akan dibuat oleh pelanggan Anda.


Ada dua jenis mesin laminating yang harus diperhatikan:

- Mesin Thermal Lamination – Mesin jenis ini membutuhkan panas agar plastik laminasi dapat menempel pada kertas


- Mesin Laminasi Dingin – Bahan plastik laminasi sudah memiliki lem yang cukup kuat, sehingga mesin laminasi hanya berupa gulungan yang fungsinya untuk menjepit dan menempelkan laminasi pada bahan kertas.


2. Mesin UV varnish

Mesin UV varnish adalah jenis mesin pelengkap yang digunakan untuk membuat hasil cetakan anda mengkilat. Mesin UV varnish dan glossy laminating memiliki fungsi dan manfaat yang sama yaitu memberikan efek glossy atau mengkilat pada hasil cetakan sehingga terlihat menarik.


3. Mesin tambak

Mesin tambak merupakan jenis mesin yang digunakan untuk membentuk kertas sesuai dengan yang dibutuhkan. Mesin ini sangat membantu percetakan untuk membuat beberapa produk percetakan seperti amplop, map perusahaan, kartu nama dengan bentuk yang tidak standar, packaging dan packaging, undangan dengan bentuk yang menarik, dan lain-lain.


4. Mesin Hotprint

Mesin Hotprint adalah jenis mesin yang memiliki nama Ali Poly dan memiliki fungsi untuk melakukan pencetakan khusus seperti mencetak pada undangan.


Mesin ini akan menghasilkan warna silver atau emas yang biasanya digunakan untuk mencetak nama calon pengantin pada undangan. Namun jenis mesin ini juga banyak digunakan untuk mencetak undangan rapat, kartu nama, company profile, kop surat dan lain-lain.


5. Mesin Pemotong Kertas

Jika Anda ingin memulai bisnis percetakan offset, mesin pemotong adalah mesin yang harus dimiliki. Ada banyak ukuran yang tersedia di pasaran mulai dari ukuran 45, 92, 65, 115 dan 130.


Memiliki mesin potong yang besar memang sangat menguntungkan, namun Anda harus melihat ukuran bengkel dan budget yang Anda miliki. Jangan investasi berlebihan karena mesin yang dibeli tidak akan bekerja maksimal sesuai kapasitas.