• Ahmad Rifai

Cetak Offset, Perbedaan Hasil Cetaknya dengan Digital Printing


Jika Anda perlu mencetak dalam skala besar, lebih baik menggunakan teknik cetak offset. Cetak Offset biasanya digunakan untuk keperluan komersial atau lainnya dalam skala besar. Lalu apa itu teknik cetak offset?

Memahami Offset Printing

Offset adalah mesin cetak dengan teknik cetak dimana hasil cetakan terlebih dahulu dicetak pada satu plat, kemudian dipindahkan ke lapisan karet yang disebut rubber blanket, akhirnya dipindahkan ke media cetak yang diinginkan. Media cetak misalnya kertas.


Teknik cetak offset ini sangat direkomendasikan untuk pencetakan dalam jumlah banyak. Hasil cetakan dengan teknik offset mempunyai kualitas yang tinggi dan konsisten, tidak mengalami penurunan kualitas. Biaya cetak offset sangat ekonomis untuk pencetakan skala besar.


Mesin Cetak Offset

Mesin untuk cetak offset biasanya hanya dimiliki oleh printer atau perusahaan yang membutuhkan pencetakan skala besar. Pasalnya, harga mesin cetak offset cukup tinggi, sehingga biasanya tidak dimiliki oleh perorangan.


Komponen mesin offset sendiri terdiri dari 5 elemen. Yang pertama adalah silinder pelat sebagai rumah untuk pelat cetak. Dan ada blanket cylinder untuk tinta perantara dari plat ke media cetak.


Ketiga, ada silinder impresi yang fungsinya menempatkan media cetak. Keempat, tentunya ada tabung tinta, sebagai tempat memasukkan tinta. Terakhir, ada tabung air untuk tempat memberi air untuk mengisi area tanpa gambar.


Kelebihan dari Pencetakan Offset

Ada banyak teknik pencetakan yang berbeda. Selain teknik cetak offset, ada juga teknik cetak digital. Lalu kenapa harus memilih untuk mencetak dengan offset? Berikut beberapa kelebihannya:


1. Kecepatan Produksi Tinggi

Kecepatan cetak mesin cetak offset sangat tinggi. Dalam 1 jam dapat mencetak hingga 15.000 halaman. Dibandingkan dengan teknik pencetakan lainnya, kecepatan ini lebih tinggi. Jadi mesin offset sangat cocok untuk mencetak dalam skala yang cukup besar. Pada prinsipnya, semakin cepat produksi percetakan, semakin murah biaya operasionalnya.


2. Cetakan Berkualitas Sangat Tinggi

Walaupun daya cetaknya sangat cepat, namun tidak mempengaruhi kualitas hasil cetakan. Justru hasil print sangat jelas dan tajam. Namun hasilnya juga tergantung pada ukuran desain dokumen. Jika resolusi desain rendah, maka hasil cetak juga akan sesuai dengan resolusi. Tetapi jika resolusinya tinggi, maka hasilnya akan lebih sempurna.


3. Dapat dicetak di berbagai media cetak

Anda dapat mencetak di berbagai media dengan teknik cetak offset uv hybrid. Ada 3 media yang sering digunakan yaitu 3D lenticular, kertas, dan sintetis. Oleh sebab itu, usaha percetakan offset ini dapat mencakup area yang sangat luas karena dibutuhkan selama ini.


4. Dapat Mencetak Dalam Berbagai Ukuran

Sekarang ini ada dua pilihan ukuran mesin cetak offset. Opsi pertama adalah 52 x 35 cm. Sedangkan opsi kedua adalah 93 x 63 cm. Anda dapat memilih ukuran sesuai dengan kebutuhan dan selera masing-masing.


5. Lebih Efisien dan Terjangkau

Harga mesin offset sendiri relatif mahal. Jadi untuk memilikinya cukup mahal. Namun jika kita menggunakan jasa cetak offset, biayanya akan jauh lebih hemat. Ini karena produksinya sangat cepat.


Sehingga untuk mencetak dalam skala besar, akan menjadi lebih murah menggunakan metode pencetakan ini. Jika Anda sering membutuhkan cetakan dalam skala besar, cetak offset adalah pilihan yang paling tepat.


Perbedaan antara Digital Printing dan Offset Printing


1. Metode yang digunakan

Kedua jenis pencetakan ini memiliki metode yang berbeda. Cetak offset menggunakan metode cetak datar menggunakan plat yang sudah dicetak seperti dokumen atau gambar yang Anda miliki sebelum akhirnya dicetak di atas kertas atau media lainnya.


Berbeda dengan digital printing yang menggunakan metode digital printing. Proses digital printing lebih modern karena sudah ada bantuan dari komputer yang bertugas mengirimkan desain ke mesin cetak.


2. Proses cetak

Dalam cetak offset, desain yang sudah disiapkan akan diproses secara manual, bukan digital. Desainnya dibakar di atas plat aluminium menggunakan tinta basah. Plat aluminium yang berisi hasil print design terlebih dahulu akan dipindahkan ke plat offset berupa rubber blanket atau lapisan karet.


3. Cetakan

Hasil cetakan dari offset printing dan digital printing berbeda. Pencetakan menggunakan cetak offset memberikan bentuk lapisan karet karena proses pencetakannya melalui rubber blanker atau lapisan karet. Berbeda dengan digital printing yang terlihat seperti cetakan printer pada umumnya, Anda juga akan melihat titik-titik piksel.